BeritaSemarang

Arus Balik, Ratusan Pemudik Bermotor Naik Kapal Perang Menuju Jakarta

Avatar photo
×

Arus Balik, Ratusan Pemudik Bermotor Naik Kapal Perang Menuju Jakarta

Sebarkan artikel ini
Para pemudik bersepeda motor bersiap naik ke KRI Banda Aceh yang akan mengangkutnya dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang menuju Jakarta, Rabu (25/3/2026). (Istimewa)

Semarang, Harianpantura.com – Ratusan pemudik bermotor memilih kembali ke Jakarta dengan menumpang kapal perang KRI Banda Aceh dalam arus balik Lebaran 2026. Kapal tersebut diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, pada Rabu (25/3/2026).

Sebanyak 811 pemudik beserta 238 sepeda motor diangkut dalam pelayaran tersebut. Perjalanan diperkirakan memakan waktu satu malam dan akan tiba di Jakarta pada Kamis (26/3) pagi.

“Perjalanan akan menempuh waktu satu malam, besok pagi (26/3) sudah tiba di Jakarta,” kata Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Semarang Kolonel Sabprowanto.

Ia menjelaskan, secara keseluruhan KRI Banda Aceh mengangkut 1.192 pemudik dengan 308 sepeda motor. Sebelumnya, kapal tersebut juga telah membawa pemudik dari Surabaya, Jawa Timur, yang turut kembali ke Jakarta.

Selama perjalanan, para pemudik mendapatkan berbagai fasilitas, mulai dari makan, tempat tidur, hingga pendingin udara untuk menunjang kenyamanan.

Program mudik dan balik menggunakan kapal perang ini merupakan inisiatif TNI Angkatan Laut untuk membantu kelancaran arus Lebaran, khususnya bagi pemudik yang membawa sepeda motor.

Menurut Sabprowanto, tingginya minat masyarakat terhadap program ini menjadi evaluasi untuk pelaksanaan yang lebih optimal di masa mendatang.

Sebelumnya, pada arus mudik Lebaran 2026, KRI Banda Aceh juga telah mengangkut 707 pemudik beserta 261 sepeda motor dari Jakarta menuju Semarang pada 18 Maret 2026.

Program angkutan mudik dan balik dengan kapal perang sendiri merupakan kegiatan rutin TNI Angkatan Laut setiap tahun guna mendukung mobilitas masyarakat saat Lebaran. (Red)

Respon (0)

  1. Has somebody else found it hard to eliminate the Suno imperfections in their machine-generated songs? suno mastering tool I have found that Suno AI glitches can seriously harm the total sound quality, especially with vocal parts sounding less natural. To overcome this, I’ve been relying on a dedicated tool to enhance these AI music files and reliably get rid of artifacts from Suno audio files, which serves to elevate both the audio output and clarity.

    For people trying to find a easy solution to handle such Suno sound issues flaws, there are numerous zero-cost music repair tools and specialized cleaners found online that can serve as a dedicated audio cleaner or voice cleaner. Such tools work as an intelligent artifact remover and can enable you to get your vocals sound authentic. If you’d like to test them, listed here is a practical link featuring an free online AI music cleaner and can help with vocal mastering and improving your sound quality effortlessly.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *