Blora, Harianpantura.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Kamis (17/7/2025). Dalam kunjungannya, Bahlil menghadiri wisuda ke-54 Program Sarjana Terapan Politeknik Energi dan Mineral Akamigas Cepu, sekaligus meninjau aktivitas sumur minyak rakyat di Desa Ledok, Kecamatan Sambong, dan meresmikan pemasangan listrik gratis bagi warga kurang mampu di Desa Cabean, Kecamatan Cepu.
Saat mengunjungi sumur minyak rakyat di Desa Ledok, Bahlil berdialog dengan para penambang. Ia mengakui keberadaan sumur minyak rakyat di kawasan tersebut sudah berlangsung selama puluhan tahun, namun hingga kini belum memiliki payung hukum yang jelas.
“Saya tadi cek langsung sumur-sumur minyak masyarakat. Selama ini mereka sudah beroperasi puluhan tahun, tapi izinnya belum ada. Itulah sebabnya kita buat aturan agar mereka merasa aman bekerja,” kata Bahlil usai kunjungan di Desa Cabean.
Menurutnya, legalisasi sumur minyak rakyat tidak hanya penting untuk melindungi penambang, tetapi juga untuk menjaga lingkungan dari potensi kerusakan akibat aktivitas yang tidak terkontrol.
“Kalau dibiarkan tanpa aturan, lingkungan juga akan terdampak. Di sisi lain, masyarakat lewat kepala daerah meminta agar aktivitas ini dilegalkan,” jelasnya.
Sebagai solusi, Kementerian ESDM telah menerbitkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025 yang mengatur kerja sama pengelolaan wilayah kerja minyak dan gas bumi, termasuk sumur minyak rakyat.
“Dengan adanya aturan ini, masyarakat bisa bekerja dengan tenang tanpa dihantui rasa waswas. Kita ingin kegiatan mereka lebih tertata dan berkelanjutan,” ujar Bahlil.
Selain meninjau sumur minyak rakyat, Bahlil juga meresmikan pemasangan listrik gratis di Desa Cabean. Program ini ditujukan untuk membantu warga kurang mampu mendapatkan akses energi yang layak. (Red)




















































