Semarang, Harianpantura.com – Arus mudik Lebaran 2026 menunjukkan peningkatan signifikan, dengan sekitar 1,37 juta kendaraan tercatat masuk ke wilayah Jawa Tengah hingga 20 Maret 2026. Lonjakan ini menegaskan posisi Jawa Tengah sebagai pusat pergerakan pemudik nasional.
Data tersebut disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat melakukan video conference dengan Kapolri Listyo Sigit Prabowo dalam rangka pemantauan malam takbiran Idulfitri 1447 Hijriah.
“Seperti diketahui, sentralnya mudik ada di Jawa Tengah. Dari data itu menunjukkan adanya peningkatan dari tahun lalu,” ujar Luthfi.
Selain kendaraan yang masuk, tercatat pula sekitar 750 ribu kendaraan telah keluar dari Jawa Tengah. Pergerakan ini diperkirakan masih akan terus berlangsung hingga puncak arus balik beberapa hari ke depan.
Di tengah tingginya mobilitas tersebut, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Jawa Tengah tetap terjaga. Malam takbiran yang berlangsung pada Jumat (20/3/2026) pun terpantau aman dan tertib.
Kapolda Jateng Ribut Hari Wibowo menyampaikan, hingga pukul 21.00 WIB, sebanyak 55 kegiatan takbiran di berbagai daerah berjalan kondusif tanpa kejadian menonjol.
“Pantauan malam takbiran cukup aman dan tertib, meskipun hujan rintik-rintik,” ujarnya saat berada di Pos Terpadu Pelayanan Perayaan Idulfitri di Simpanglima Semarang.
Menurutnya, kondisi ini tidak lepas dari kesiapan pengamanan yang melibatkan sekitar 11.800 personel gabungan dari TNI-Polri, Satpol PP, instansi terkait, hingga organisasi kemasyarakatan.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga telah melakukan berbagai langkah antisipasi melalui koordinasi lintas sektoral, mulai dari pengaturan lalu lintas, kesiapan infrastruktur jalan, pengamanan objek wisata, hingga mitigasi potensi bencana.
Gubernur Luthfi menegaskan, selain menjaga keamanan, pihaknya juga memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman selama periode Idulfitri.
“Kami berharap situasi kamtibmas tetap terjaga. Begitu juga dengan harga bahan pokok penting yang tidak mengalami kelangkaan,” katanya.
Sementara itu, Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi sinergi Forkopimda Jawa Tengah dalam menjaga kondusivitas selama arus mudik dan perayaan Idulfitri.
“Terus pantau dan perkuat koordinasi lintas sektoral, termasuk dengan kementerian terkait,” pesannya. (Hms)
























































