Semarang, Harianpantura.com – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memperkirakan sekitar 283 ribu kendaraan akan bergerak menuju Jakarta pada puncak arus balik Lebaran 2026 yang diprediksi berlangsung hari ini.
Ia menekankan agar kepadatan lalu lintas saat arus balik tidak kembali terjadi seperti pada puncak arus mudik sebelumnya.
“Saat puncak arus balik ini jangan sampai terjadi kepadatan seperti saat puncak arus mudik pada 18 Maret lalu,” ujar Dudy, Selasa (24/3/2026).
Menurut dia, pada puncak arus mudik Lebaran 2026 tercatat sekitar 270 ribu kendaraan melintas di jalan tol dari arah barat ke timur. Karena itu, ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan jalan tol secara optimal selama periode arus balik.
Dudy juga mengimbau pemudik untuk merencanakan perjalanan pulang dengan baik serta memanfaatkan fasilitas yang tersedia, termasuk tempat istirahat. Namun, pada puncak arus balik ini, dua rest area di KM 62B dan KM 52B terpaksa ditutup akibat lonjakan kendaraan.
Selain penutupan tersebut, pengelola jalan tol juga menerapkan rekayasa berupa sistem buka-tutup di sejumlah rest area guna mengantisipasi kepadatan.
“Beberapa rest area dilakukan buka tutup agar tidak ada kepadatan,” katanya.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyebutkan bahwa selama arus mudik Lebaran 2026, sebanyak 2,3 juta kendaraan telah meninggalkan Jakarta melalui jalan tol.
Ia pun mengingatkan para pemudik untuk mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
“Yang kecapekan bisa beristirahat, tidak memaksakan diri,” tambahnya.
Untuk mengurai arus kendaraan, rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah nasional mulai diberlakukan pada Selasa siang, dari KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung Semarang hingga Cikampek Utama, Jawa Barat. (Red)

























































