Blora, Harianpantura.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blora menggelar rapat koordinasi (rakor) untuk membahas rencana kerja sama dalam sosialisasi pendidikan pemilih dan demokrasi, Selasa (19/8/2025).
Acara yang berlangsung di Ruang Pertemuan KPU Blora ini menghadirkan sejumlah pihak, di antaranya perwakilan sekolah, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil), Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Blora, LPP Gagak Rimang, serta perguruan tinggi IAI Khozinatul Ulum Blora.
Kadiv Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Blora, Ahmad Mustakim, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyukseskan pendidikan pemilih dan demokrasi.
“Kami tidak bisa bekerja sendirian. Peran serta seluruh stakeholder sangat dibutuhkan agar informasi mengenai pendidikan pemilih dan pendidikan demokrasi bisa tersampaikan secara luas dan efektif,” jelas Mustakim.
Rakor ini digelar untuk menyinergikan program sosialisasi yang dimiliki KPU dengan saluran yang ada, khususnya sekolah-sekolah, sekaligus mengoptimalkan dukungan dari berbagai stakeholder demi kebutuhan demokrasi yang lebih baik di masa depan.
Dukungan positif juga datang dari peserta rakor. Perwakilan SMA N 1 Tunjungan, Lutfi, menyatakan kesiapannya untuk terlibat aktif dalam program ini.
“Kami siap membantu KPU dalam menjangkau para pemilih pemula. Sosialisasi yang kreatif sangat dibutuhkan agar informasi tidak membosankan,” ujarnya.
Melalui rapat koordinasi ini, KPU Blora berharap sinergi yang terbangun bersama lembaga pendidikan, instansi pemerintah, dan masyarakat bisa menjadi langkah awal yang kuat menuju penyelenggaraan pemilu yang demokratis dan berintegritas. (Red)


















































