BeritaNasionalPolitik

HMI Kecam Pernyataan Cak Imin soal Alumni HMI, PB HMI: NU Bukan Rahmatan Lil Muhaimin

Avatar photo
×

HMI Kecam Pernyataan Cak Imin soal Alumni HMI, PB HMI: NU Bukan Rahmatan Lil Muhaimin

Sebarkan artikel ini
Ketua Umum Pengurus Besar HMI (PB HMI), Bagas Kurniawan. (Istimewa)

Harianpantura.com – Pengurus Besar HMI (PB HMI) mengecam pernyataan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, yang menyebut Nahdlatul Ulama (NU) terpuruk karena dipimpin alumni HMI.

Pernyataan tersebut disampaikan Cak Imin dalam acara bedah buku Dari Pergerakan Menuju Kepemimpinan: Jejak Langkah Alumni PMII di Panggung Politik, Akademik dan Kemasyarakatan di Jombang, Jumat (28/8/2026).

Dalam keterangannya, Ketua Umum PB HMI, Bagas Kurniawan, menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama (NU) merupakan organisasi yang hadir untuk umat dan bangsa, bukan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.

Bagas menggambarkan NU sebagai organisasi yang mengajarkan kesejukan, memberikan tuntunan dan membawa kedamaian dalam kehidupan beragama.

Menurutnya, NU juga telah hadir di berbagai lapisan masyarakat, mulai dari buruh, pengusaha, petani hingga pejabat, serta masyarakat di pelosok desa hingga lingkungan kampus.

“NU hadir sebagai Rahmatan Lil ‘Alamin bukan Rahmatan Lil Muhaimin,” tegas Bagas.

Bagas berharap NU tetap menjadi organisasi yang mampu menebarkan harmoni dan menuntun umat menuju kehidupan yang damai serta jauh dari kebencian.

Hal senada juga disampaikan, HMI Cabang Malang. Sekretaris Umum HMI Cabang Malang, Rifqi, mengatakan Cak Imin seharusnya lebih berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan, terlebih dirinya merupakan pejabat negara.

“Harusnya bisa menahan diri. Ini pernyataan sangat kontroversi yang dapat memecah belah persatuan bangsa,” ujar Rifqi, Minggu (30/8/2026).

Ia menilai pernyataan tersebut dapat memicu kebencian antarsesama. Rifqi juga mengingatkan bahwa NU tidak lahir untuk kepentingan satu tokoh atau kelompok.

“NU lahir bukan hanya diperuntukan untuk Cak Imin, tapi untuk seluruh umat dan bangsa,” katanya.

Atas polemik tersebut, HMI Cabang Malang meminta Presiden RI Prabowo Subianto mengevaluasi posisi Cak Imin di Kabinet Merah Putih.

HMI Malang juga menyerukan kader HMI di seluruh Indonesia untuk melakukan aksi moral sebagai bentuk sikap atas pernyataan tersebut.

“Kami HMI Cabang Malang menyerukan kepada kader HMI se-Indonesia untuk melaksanakan aksi moral HMI dan mendesak Presiden Prabowo untuk mencopot serta memberhentikan Cak Imin dari Kabinet Merah Putih,” ucap Rifqi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *