Demak, Harianpantura.com – Kekeringan mulai mengancam tanaman padi di Kabupaten Demak. Dinas Pertanian dan Pangan setempat mencatat 1.104 hektare tanaman padi terdampak kekeringan, dengan 1.084 hektare di antaranya berisiko mengalami puso.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak Agus Herawan mengatakan ancaman puso terjadi karena lahan pertanian tidak mendapatkan pasokan air irigasi yang cukup.
“Jika bulan ini tidak ada hujan, maka 1.084 hektare tanaman padi tersebut terancam puso,” kata Agus di Demak, Senin.
Menurut Agus, lahan yang terdampak kekeringan tersebar di enam kecamatan, yakni Bonang, Karangtengah, Wonosalam, Kebonagung, Guntur, dan Demak.
Kecamatan Bonang menjadi wilayah dengan lahan terdampak paling luas, mencapai 740 hektare yang tersebar di delapan desa. Sementara di Kecamatan Karangtengah, lahan terdampak mencapai 256 hektare dan tersebar di delapan desa.
Kondisi kekeringan dipengaruhi sejumlah faktor, salah satunya menyusutnya debit air sungai yang berdampak pada berkurangnya pasokan air irigasi. Selain itu, air asin juga mulai masuk ke sejumlah areal persawahan.
Agus menjelaskan pola tanam di Demak saat ini tidak seragam. Sebagian wilayah telah memasuki musim tanam ketiga, sedangkan daerah lainnya masih menjalani musim tanam pertama atau kedua.
Sejumlah wilayah bahkan mampu melakukan penanaman padi hingga tiga kali dalam setahun, di antaranya Kecamatan Wonosalam, Guntur, dan Demak.
Jika tanaman padi yang terancam tersebut akhirnya mengalami puso, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak akan mengusulkan bantuan benih kepada Kementerian Pertanian.
“Kalaupun lahan yang potensi puso tersebut benar-benar mengalami puso, maka kami akan mengajukan bantuan bibit tanaman padi ke Kementerian Pertanian,” ujarnya.
Agus berharap hujan segera turun untuk mengurangi dampak kekeringan sekaligus menjaga produksi gabah Demak.
Pada 2026, produksi gabah kering giling (GKG) Kabupaten Demak ditargetkan mencapai 699.263 ton. Sementara realisasi produksi pada 2025 mencapai 627.048 ton GKG atau 96,12 persen dari target. (Red)


















































