Rembang, Harianpantura.com – Guru Belajar Foundation bersama Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) Rembang akan menggelar Temu Pendidik Nusantara (TPN) XII pada pertengahan bulan Juli 2025.
Acara ini akan berlangsung di Kampus STAI Al-Anwar Sarang, dan jadi bagian dari rangkaian nasional yang digelar di 45 daerah se-Indonesia.
Dengan tema “Iklim Pendidikan dan Pendidikan Iklim,” TPN XII jadi wadah berkumpulnya para guru untuk saling berbagi ide, praktik baik, dan solusi pembelajaran yang relevan dengan tantangan zaman.
Ketua KGBN Rembang, Nur Laely Purnamawati, menyebut kegiatan ini terbuka untuk semua kalangan, mulai dari mahasiswa calon guru, guru PAUD dan seluruh guru di semua jenjang.
“Kami ingin mengajak seluruh guru di Rembang untuk hadir, terlibat, dan merasakan semangat gotong royong dalam membangun pendidikan yang lebih relevan dengan kebutuhan zaman,” ujar Nur Laely, pada Sabtu (24/5/25) kepada Harian Pantura.
Kegiatan Seru dan Inspiratif
TPN XII Rembang akan menghadirkan beragam kegiatan inspiratif dan partisipatif, seperti:
– Kelas Pendidik: ruang berbagi praktik pembelajaran dari guru untuk guru,
– Kelas Penggerak: diskusi aksi dan refleksi bagi para guru penggerak dan komunitas,
– Talk Show Pendidikan: menghadirkan narasumber dari berbagai sektor untuk berdialog mengenai masa depan pendidikan, Iklim Pendidikan dan Perubahan Iklim
– Cerdas Cermat Guru: lomba edukatif untuk meningkatkan pengetahuan dan kekompakan antar guru,
– Pasar Solusi Pendidikan: ruang temu gagasan, produk, dan inovasi dari komunitas atau sekolah,
– Pameran Karya Murid: ajang apresiasi terhadap hasil karya dan ekspresi peserta didik.
STAI Al-Anwar telah menyatakan dukungan penuh dan siap jadi tuan rumah acara. Dalam waktu dekat, KGBN Rembang juga akan menemui Bupati Rembang dan jajaran dinas terkait untuk menjalin kolaborasi lebih luas. Bupati Rembang pun direncanakan hadir sebagai narasumber.
Dengan semangat “Bergerak Bersama, Belajar Bersama, Bertumbuh Bersama,” KGBN Rembang berharap TPN XII bisa jadi langkah nyata menuju pendidikan yang lebih kolaboratif dan berpihak pada murid. (Bas)





















































