BeritaNasional

Setelah 75 Tahun, Kemenag Lepas Mandat Penyelenggaraan Haji ke BP Haji

Avatar photo
×

Setelah 75 Tahun, Kemenag Lepas Mandat Penyelenggaraan Haji ke BP Haji

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi - Haji. (Istimewa)

Jakarta, Harianpantura.com – Setelah 75 tahun memimpin penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia, Kementerian Agama (Kemenag) secara resmi menutup operasional haji 2025. Mulai tahun depan, tugas berat ini akan diambil alih oleh Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) sesuai Perpres No. 154 Tahun 2024. Momen ini menjadi penanda penting dalam sejarah pelaksanaan haji di Tanah Air.

Dalam sambutannya di acara penutupan di Jakarta, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan rasa terima kasih dan permohonan maaf kepada seluruh jemaah haji. Ia mengakui, meskipun Kemenag telah berusaha memberikan pelayanan terbaik, selalu ada dinamika dan tantangan di setiap musim haji.

“Kami mohon maaf sebesar-besarnya jika masih ada kekurangan. Semoga pengalaman selama 75 tahun ini menjadi fondasi untuk pelayanan haji yang lebih baik ke depan,” ujar Nasaruddin.

Terobosan dan Inovasi Tahun 2025

Tahun penutup mandat ini, Kemenag mencatat sejumlah terobosan yang patut diapresiasi. Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) turun dari rata-rata Rp93,4 juta menjadi Rp89,4 juta. Praktik monopoli diantisipasi dengan melibatkan delapan syarikah, sehingga distribusi layanan lebih adil. Daftar jemaah haji khusus yang berhak melunasi dipublikasikan lebih awal, pembayaran dam difasilitasi Adahi dan Baznas, serta tiga maskapai—Garuda, Saudi Airlines, dan Lion Air—dilibatkan dalam penerbangan haji.

Selain itu, Kemenag juga mendorong peningkatan ekonomi haji, seperti ekspor bumbu Nusantara sebanyak 450 ton, pengembangan skema murur, optimalisasi sistem pelaporan cepat Kawal Haji, layanan Fast Track di tiga embarkasi, dan penguatan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat).

Harapan di Masa Transisi

Nasaruddin menekankan pentingnya percepatan penyiapan regulasi dan proses transisi ke BP Haji. Ia berharap, BP Haji dapat membawa transformasi layanan yang lebih responsif, adaptif, dan berdampak positif, baik secara spiritual, sosial, maupun ekonomi.

“Kita semua berdoa dan akan membantu, agar pelaksanaan haji ke depan semakin baik dan sempurna,” ucapnya.

Dengan berakhirnya era Kemenag sebagai penyelenggara haji, Indonesia memasuki babak baru. Harapan besar digantungkan pada BP Haji agar mampu memberikan pelayanan yang semakin profesional, modern, dan berorientasi pada kenyamanan serta keselamatan jemaah haji Indonesia. (Red)

 

 

Pencarian Otomatis di Situs + Excel

🔍 Pencarian Otomatis di Situs + Ekspor Excel



JudulLink

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pencarian YouTube ke Excel

Cari Video di Channel YouTube & Download Excel

JudulLink