Kudus, Harianpantura.com – SDN 1 Wates, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengawali tahun ajaran 2025/2026 dengan hanya satu murid baru di kelas 1, yaitu Shofi Muhammad. Meski jumlah siswa sangat sedikit, proses belajar mengajar tetap berjalan lancar.
Shofi tampak ceria mengenakan seragam merah-putih lengkap dengan tas dan buku pelajaran. Meski hanya sendiri di kelas, ia tetap semangat mengikuti pelajaran yang diampu langsung oleh kepala sekolah, Arif Wijayanto. Untuk sementara, Shofi juga digabungkan dengan siswa kelas 2 agar bisa berinteraksi dengan kakak-kakak kelasnya.
“Kami hanya mendapat satu siswa baru, tapi pembelajaran tetap kami laksanakan dengan baik,” ujar Arif Wijayanto, kepala SDN 1 Wates.
Penurunan jumlah murid baru ini sudah terjadi beberapa tahun terakhir. Tahun lalu, sekolah ini hanya menerima dua siswa baru. Arif menduga, hal ini terjadi karena sosialisasi ke masyarakat masih kurang, terutama mengingat SDN 1 Wates sedang dalam proses merger.
“Mungkin karena sosialisasi kami belum maksimal, jadi banyak orang tua yang belum tahu,” jelas Arif.
Saat ini, total siswa SDN 1 Wates hanya 24 orang, didampingi tujuh guru. Meski kecil, sekolah ini tetap berkomitmen memberikan pendidikan terbaik bagi setiap anak yang belajar di sana. (Red)






















































