Blora, Harianpantura.com – Sebanyak 2.000 remaja akan menampilkan tari tayub pada Blora Culture Festival 2024 yang digelar di di lapangan Kridosono Sabtu (7/9/2024) mendatang.
Saat ini ribuan remaja itu intens melakulan latihan agar bisa tampil secara maksimal. Latihan salah satunya diadakan di GOR Mustika pada Selasa (27/8/2024).
Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Blora Iwan Setyarso melalui Kepala Bidang Pariwisata Yeti Romdonah mengatakan pihaknya melibatkan para remaja supaya tari tayub ini bisa terus lestari.
“Tak hanya dari kalangan masyarakat, tari kolosal tayub juga diikuti perwakilan pegawai organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, pegawai instansi vertikal, pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan pengurus cabang olahraga, pengurus organisasi masyarakat, organisasi wanita, Pramuka, KORMI serta anggota TNI dan polisi,” katanya.
‘’Yang dari TNI dan Polri nanti mengenakan seragam dinas masing-masing ketika menari tayub. Yang lainnya menyesuaikan dengan busana tari tayub,’’ imbuhnya.
Yeti menjelaskan, Blora Culture Festival merupakan salah satu upaya Pemkab Blora dalam meningkatkan kunjungan wisata dan pelestarian budaya daerah. Rencanya, festival ini akan digelar setiap tahun.
‘’Tahun ini yang pertama. Kami memilih tayub dulu karena ingin mengangkat seni tayub Blora lebih terkenal lagi,’’ tandasnya.
Diketahui Blora Culture Festival 2024 akan diisi berbagai kegiatan. Pada hari pertama, Jumata (6/9/2024), akan diisi pameran, talkshow dan seminar, lomba tari kreasi serta pementasan sendratari Awignamastu Jagat Palaka. Kemudian pada hari kedua, Sabtu (7/9/2024) akan ditampilkan rampak Barongan Blora, tayub massal serta pameran. Seluruh kegiatan dipusatkan di Lapangan Kridosono. (Red)




















































