BeritaRembang

Pantai Karang Jahe Tutup Selama Ramadhan, Ini Respon Masyarakat

Avatar photo
×

Pantai Karang Jahe Tutup Selama Ramadhan, Ini Respon Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Pantai Karangjahe ditutup. (Abbas/Harianpantura.com)

Rembang, Harianpantura.com – Pantai Karang Jahe (KJB), resmi ditutup. Penutupan ini dilakukan sejak awal Ramadhan, dan akan berlangsung selama satu bulan penuh.

Pengelola KJB, A. Rosyid, mengatakan bahwa penutupan Pantai Karang Jahe selama Ramadhan, didasarkan pada hasil Musyawarah Desa (Musdes), Desa Punjulharjo.

“KJB ditutup, selama bulan puasa. Ini hasil Musdes, ungkap Rosyid.

Ia juga menyampaikan, pertimbangan utama dalam Musdes adalah untuk menghormati bulan suci Ramadhan.

“Pertimbangan utamanya, ya untuk menghormati bulan suci Ramadhan. Sangat tidak elok, jika bulan puasa pantai tetap dibuka, sementara disana ada banyak warung, tambahnya.

Sementara itu, salah seorang pemilik warung di KJB bernama Erna, mengatakan bahwa dirinya dan para pedagang yang lain tidak keberatan dengan keputusan penutupan ini.

“Kami para pedagang, semuanya mendukung keputusan ini, tidak ada yang keberatan,” ungkap Erna.

Keputusan penutupan KJB selama Ramadhan, justru mendapatkan banyak apresiasi dari masyarakat. Pihak pengelola dinilai mengambil langkah yang tepat.

Hal ini sebagaimana yang disampaikan oleh Ali Maksum, salah satu Guru SMP NU Pancur, yang sering berkunjung ke KJB setiap akhir pekan.

“Menurut saya, penutupan KJB di bulan puasa sudah benar. Ini untuk menghindari hal-hal negatif, misalnya dipakai untuk anak-anak sekolah mlincur dan mokel. Apalagi dipakai untuk pacaran. Itu malah gak bagus,” pungkas Ali.

Diketahui, penutupan Pantai Karang Jahe, akan berlangsung selama bulan puasa dan akan kembali di buka pada lebaran hari kedua. (Bas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *