Rembang, Harianpantura.com – Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya pemilih pemula, terhadap pentingnya pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), Bawaslu Kabupaten Rembang melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah.
Pada Senin (4/8/2025), Bawaslu memasang poster posko aduan di SMK Negeri 1 Rembang. Sekolah ini dipilih karena memiliki jumlah siswa yang besar dan sebagian sudah memenuhi syarat sebagai pemilih pada pemilu mendatang.
Kepala Subbagian Pengawasan Pemilu dan Humas Bawaslu Rembang, Muhammad Hanif, mengatakan kegiatan ini bertujuan membuka ruang aduan bagi pelajar.
“Kami ingin membuka ruang aduan seluas-luasnya bagi masyarakat, khususnya pelajar, agar mereka tahu bahwa mereka punya peran penting dalam mengawal hak pilih,” ujarnya.
Hanif menekankan bahwa keterlibatan masyarakat dalam pengawasan PDPB sangat penting untuk menjamin akurasi data pemilih dan mencegah potensi penyalahgunaan hak suara.
Senada, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (P2H) Bawaslu Rembang, Muhammad Bayanul Lail, menegaskan bahwa pengawasan tidak bisa hanya dilakukan oleh Bawaslu.
“Kami menyadari bahwa pengawasan tidak bisa hanya dilakukan oleh Bawaslu saja. Karena itu, kami mendorong keterlibatan publik, termasuk dari kalangan pelajar dan guru, untuk ikut serta dalam mengawasi proses pemutakhiran data,” kata Bayan.
Menurutnya, pemasangan poster merupakan salah satu metode pendekatan. Ke depan, Bawaslu Rembang akan melaksanakan lebih banyak kegiatan edukatif di berbagai sekolah di Kabupaten Rembang.
“Kami ingin membangun budaya demokrasi sejak dini. Jika sejak muda mereka sudah terbiasa kritis dan peduli terhadap proses pemilu, maka demokrasi kita ke depan akan jauh lebih sehat,” tambahnya.
Bawaslu Rembang berkomitmen terus membuka akses informasi dan mendorong masyarakat menjadi pengawas partisipatif dalam setiap tahapan pemilu. (Bas)




















































