BeritaRembang

Produksi Pabrik Semen di Rembang Terhenti, Imbas Sengketa Akses Jalan

Avatar photo
×

Produksi Pabrik Semen di Rembang Terhenti, Imbas Sengketa Akses Jalan

Sebarkan artikel ini
Jalan menuju Pabrik Semen Rembang. (Abbas/Harianpantura.com)

Rembang, Harianpantura.com — Pabrik milik PT Semen Indonesia (Persero) Tbk di Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang, resmi menghentikan seluruh kegiatan produksinya mulai Minggu, 1 Juni 2025. Keputusan ini diambil setelah operasional terganggu akibat penutupan akses jalan tambang oleh Pemerintah Desa Tegaldowo, Kecamatan Gunem.

Penutupan jalan membuat truk-truk besar milik PT Semen Gresik tidak dapat keluar masuk area tambang untuk mengangkut bahan baku. Dampaknya, pabrik kesulitan memperoleh pasokan material utama yang sangat dibutuhkan untuk proses produksi semen.

Sengketa lahan jalan ini telah melalui proses hukum. Dalam dua putusan pengadilan—yakni di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) dan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN)—ditegaskan bahwa jalan tersebut adalah aset sah milik Desa Tegaldowo, berdasarkan sertifikat resmi yang dimiliki. Saat ini, perkara tersebut tengah memasuki tahap kasasi di Mahkamah Agung.

Kepala Desa Tegaldowo, Kundari, menegaskan bahwa pihaknya tidak sepenuhnya menutup jalan tersebut.

“Kami masih menyisakan akses jalan selebar tiga meter yang bisa dilalui truk kecil. Tidak kami tutup total. Kalau pihak pabrik mau memanfaatkan selama proses kasasi ini berlangsung, kami beri kelonggaran. Tapi mereka ternyata memilih untuk tidak menggunakan,” ujar Kundari, Selasa (3/6/2025).

Ia menambahkan, pihak desa tetap berkomitmen menjaga aset milik desa, baik yang berada di wilayah permukiman maupun di area pertanian.

“Kalau pabrik semen ingin memanfaatkan aset milik desa, tentu harus sesuai aturan yang mengatur pengelolaan aset desa,” imbuhnya.

Terpantau, suasana di jalur tambang dari Songkel Mereng Bulu menuju kompleks pabrik tampak lengang. Tidak terlihat aktivitas lalu lalang truk pengangkut semen. Namun, sejumlah petugas keamanan masih tampak berjaga di pos masuk pabrik.

Pihak manajemen PT Semen Indonesia hingga saat ini belum memberikan keterangan resmi. Humas pabrik menyatakan akan menyampaikan informasi lebih lanjut melalui siaran pers perusahaan dalam waktu dekat. (Bas)

Pencarian Otomatis di Situs + Excel

🔍 Pencarian Otomatis di Situs + Ekspor Excel



JudulLink

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pencarian YouTube ke Excel

Cari Video di Channel YouTube & Download Excel

JudulLink