BeritaEkonomi

Wisata Religi dan Sejarah Masih Jadi Primadona di Batang, Kunjungan Naik Signifikan

Avatar photo
×

Wisata Religi dan Sejarah Masih Jadi Primadona di Batang, Kunjungan Naik Signifikan

Sebarkan artikel ini
Wisata pantai di Batang. (Istimewa)

Batang, Harianpantura.com – Pemerintah Kabupaten Batang, menyebut objek wisata religi dan sejarah masih menjadi primadona bagi wisatawan. Selain menikmati keindahan alam, pengunjung juga memperoleh pengalaman spiritual dan nilai historis dari destinasi tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Batang, Ulul Azmi, mengatakan meskipun wisata alam tetap diminati, situs religi dan sejarah seperti Situs Syekh Maulana Maghribi Wonobodro masih menjadi tujuan favorit wisatawan.

“Ya situs Syekh Maulana Maghribi Wonobodro masih menduduki peringkat pertama dengan jumlah 533.046 pengunjung atau menyumbang lebih dari sepertiga daripada total kunjungan tahun ini,” kata Ulul Azmi, Selasa (23/12/2025).

Menurutnya, tingginya minat ke destinasi religi dan sejarah menunjukkan adanya pergeseran preferensi wisatawan yang tidak hanya mencari keindahan alam, tetapi juga nilai spiritual dan historis.

Ia menyebutkan, Pemkab Batang memiliki lima destinasi wisata populer sepanjang 2025. Selain Situs Syekh Maulana Maghribi Wonobodro dengan 533.046 pengunjung, terdapat Kolam Renang Rejoasari Timur yang dikunjungi 279.790 orang, Pantai Sigandu 232.394 orang, Sikembang Park 185.782 orang, serta Agrowisata Kebun Teh Pagilaran sebanyak 94.707 pengunjung.

Lonjakan kunjungan wisata tersebut turut berdampak positif terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata. Hingga awal Desember 2025, realisasi PAD pariwisata mencapai Rp 2,35 miliar atau sekitar 60 persen dari target Rp 3,89 miliar.

“Meski target dua juta kunjungan belum tercapai, capaian PAD ini dinilai sebagai modal penting. Fokus ke depan adalah menjaga kualitas layanan, infrastruktur, dan manajemen destinasi,” ujarnya.

Ulul Azmi menambahkan, tantangan terdekat adalah mengoptimalkan momentum libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di tengah kondisi cuaca ekstrem.

“Kami berharap ada peningkatan dan tetap realistis karena Desember 2025 adalah puncak musim hujan. Yang utama, momentum positif 2025 ini harus dijaga melalui inovasi dan kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat,” katanya.

Secara keseluruhan, jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Batang sepanjang 2025 mencapai 1.500.686 orang, meningkat 139 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 1.080.467 kunjungan. (Red)

Pencarian Otomatis di Situs + Excel

🔍 Pencarian Otomatis di Situs + Ekspor Excel



JudulLink

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pencarian YouTube ke Excel

Cari Video di Channel YouTube & Download Excel

JudulLink