Blora, Harianpantura.com – Nama Andi Restu Wibowo mungkin belum familiar di telinga publik nasional, namun kiprahnya di dunia pertanian tak bisa dianggap sepele. Pemuda asal Blora ini telah menjadi motor perubahan dalam pertanian modern melalui perannya sebagai Direktur dan pendiri PT Agro Nusantara Tani Milenial (ANTaM). Fokus utamanya, memperbaiki nasib petani, memberdayakan desa, dan mendorong generasi muda agar mau terjun menjadi Petani Milenial.
Andi tak ingin profesi petani terus-menerus dipandang sebelah mata. Ia justru melihat masa depan cerah di balik tanah, pupuk, dan cangkul.
“Banyak orang lupa, negeri ini kuat karena petani. Tapi petani sering kali hidup dalam ketidakpastian. Itu yang ingin saya ubah,” tegasnya.
Lulusan Teknik Kimia Universitas Diponegoro ini memulai kariernya dari bawah, langsung dari desa, bukan dari balik meja kantor. Ia merintis usaha ekspor rempah-rempah, kelapa, dan turunannya ke berbagai negara seperti Arab Saudi, India, China, hingga Pakistan.
Tak hanya sebagai eksportir, Andi juga dikenal sebagai inovator di bidang pertanian. Ia meracik berbagai jenis pupuk organik dan obat-obatan pertanian yang kini digunakan oleh petani di berbagai wilayah Indonesia. Langkahnya makin kokoh setelah menjalin kemitraan dengan perusahaan-perusahaan besar seperti PT Indofood CBP Sukses Makmur dan PT Duta Mas Indah.
Namun, yang paling menonjol dari kiprahnya adalah gagasan “GeMAR” atau Gerakan Menanam Anti Rugi. Melalui inisiatif ini, Andi ingin menciptakan sistem pertanian berbasis kemitraan dengan pendekatan manajemen risiko. Petani tak lagi harus menanggung kerugian sendirian. Ada skema asuransi, ada dukungan bisnis, dan ada edukasi yang terencana.
“Anak muda jangan alergi jadi petani. Bertani itu keren, asal dikerjakan dengan ilmu dan strategi. Kita perlu petani baru yang bukan cuma bisa tanam, tapi juga paham bisnis,” ujar Andi yang terus menggaungkan pentingnya regenerasi petani.
Perjalanan Andi di dunia pertanian juga membawanya ke posisi strategis. Ia dipercaya menjadi Wakil Ketua Kadin Jawa Tengah bidang Ekspor dan Hubungan Luar Negeri (2020–2024), di mana ia aktif membuka jalan bagi petani dan UMKM agar bisa menembus pasar global.
Sejak muda, prestasi Andi memang sudah menonjol. Ia pernah meraih Juara Olimpiade Kimia Blora, menjadi finalis Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) bidang Teknologi dan Kewirausahaan, serta memenangkan ajang Diplomat Success Challenge Season 3, yang mencari wirausahawan muda berbakat di tingkat nasional.
Kini, dengan semangat yang tak pernah surut, Andi Restu Wibowo melangkah dengan satu tekad: membangun pertanian Indonesia yang maju, mandiri, dan modern, dimulai dari desa-desa kecil, dan dipimpin oleh petani-petani tangguh.
“Saya yakin, kalau petaninya kuat, negara ini juga akan kuat,” pungkasnya. (Red)






















































