BeritaBlora

Genjot Koperasi Merah Putih, Mendes Targetkan Mei Akhir Rampung

Avatar photo
×

Genjot Koperasi Merah Putih, Mendes Targetkan Mei Akhir Rampung

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Koperasi Merah Putih. (Istimewa)

Blora, Harianpantura.com – Mentri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengungkapkan realisasi program Koperasi Desa Merah Putih sudah mencapai 96 persen dan terus berkembang Musyawarah Desa khusus (MUSDESUS).

“Untuk saat ini capaian koprasi merah putih yang ada di kabupaten sudah mencapai 96 persen dan ada juga beberapa desa yang sudah selesai MUSDESUS trus kita kawal dan terus berkembang,” katanya.

Yandri juga menegaskan, sudah mengelurkan surat edaran petunjuk teknis dan pelaksanaan MUSDESUS koprasi desa merah putih.

“Kami sudah mengeluarkan surat edaran untuk petunjuk teknis dan pelaksannan MUSDESUS khusus untuk membentuk koprasi merah putih,” ujarnya.

Yandi, juga menargetkan di akhir Mei semua desa di indonesia yang jumlahnya 76.000 lebih sudah rampung.

“Kita menargetkan di akhir bulan mei semua desa yang jumlahnya 76.000 lebih itu termasuk kelurahan selesai melaksnakan MUSDESUS dan setelah itu segera mengurus akta notarisnya,” katanya.

Yandri menambahkan teknis pendanaan koprasi merah putih, salah satunya untuk pembiayaan notaris bisa di ambil dana desa.

“Untuk teknis pendaan pembiayaan notaris sebesar Rp 2,5 Juta bisa diambilkan dari dana desa. Saya juga sudah mengluarkan edaran boleh di ambil dana desa sebesar 3 persen di ambilkan dari oprasionalnya,” katanya.

Adapun kabupaten atau provinsi yang menggunakan dana dari Corporate Social Responsibility (CSR) sehingga tidak menggunakan dana desa.

“Jadi ada juga pemerintah daerah dari kabupaten atau provinsi yang menggunakan dana CSR, salah satunya Jawa Tengah dan Banten itu menggunakan CSR, jadi kalau sudah ada CSR sudah ada dalain jadi gak boleh pakek dana desa biar tidak dobel pendanaan,” katanya.

Selain itu, koprasi merah putih jika sudah memiliki badan hukum, selanjutnya unit usahanya akan diverifikasi oleh Bank BRI, BNI.

“Jika semua sudah ada semua badan hukum dan unit usahanya lanjut akan diverifikasi ke Bank BRI, BNI untuk sumber pendanaanya. Kemarin waktu rapat sama pak presiden minggu lalu sebesar Rp 3 miliar. Untuk apa aja Rp 3 miliar bisa buat pupuk, sembako, dan lain sebagainya,” ujarnya. (Syae)

Pencarian Otomatis di Situs + Excel

🔍 Pencarian Otomatis di Situs + Ekspor Excel



JudulLink

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pencarian YouTube ke Excel

Cari Video di Channel YouTube & Download Excel

JudulLink