Pati, Harianpantura.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pati memperkuat sinergi dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati melalui audiensi yang digelar di Kantor Kemenag Pati, Selasa (21/7/2026).
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kolaborasi antarlembaga guna mendukung penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 yang demokratis, jujur, adil, dan berintegritas.
Dalam audiensi itu, Bawaslu Pati menekankan pentingnya keterlibatan seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan iklim demokrasi yang kondusif, termasuk peran strategis Kementerian Agama melalui jaringan penyuluh agama, tokoh agama, serta lembaga pendidikan keagamaan.
Melalui jaringan tersebut, Bawaslu berharap nilai-nilai demokrasi, persatuan, serta pendidikan politik yang sehat dapat terus disosialisasikan kepada masyarakat. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan kesadaran publik dalam menjaga kualitas demokrasi sejak dini.
Selain memperkuat koordinasi kelembagaan, kedua pihak juga membahas langkah-langkah pencegahan terhadap potensi pelanggaran pemilu. Bawaslu menegaskan bahwa keberhasilan pengawasan pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga membutuhkan dukungan aktif dari masyarakat, tokoh agama, dan seluruh instansi pemerintah.
Kementerian Agama Kabupaten Pati menyambut baik audiensi tersebut dan menyatakan komitmennya untuk terus menjalin komunikasi serta kerja sama dengan Bawaslu. Sinergi itu diharapkan mampu memperkuat edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kerukunan, menolak politisasi isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menciptakan pemilu yang damai dan bermartabat.
Bawaslu Pati berharap hubungan kelembagaan yang telah terjalin dapat terus diperkuat secara berkelanjutan. Melalui kolaborasi yang solid, pengawasan partisipatif diharapkan semakin optimal sehingga penyelenggaraan Pemilu 2029 dapat berlangsung aman, damai, dan berintegritas. (Hms)















































