Semarang, Harianpantura.com – Seorang anak perempuan dilaporkan meninggal dunia usai diduga terseret arus luapan Sungai Silandak di wilayah Purwoyoso, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jumat (15/5/2026) malam. Peristiwa tersebut terjadi saat hujan deras mengguyur Kota Semarang dan menyebabkan sejumlah sungai meluap.
Kepala BPBD Kota Semarang, Endro Martanto, mengatakan korban diperkirakan berusia sekitar 15 tahun. Korban diduga hanyut saat berada di sekitar Kawasan Industri Candi Semarang ketika debit air sungai meningkat akibat hujan deras.
“Korban perempuan, usia sekitar 15 tahun,” ujarnya.
Tim SAR gabungan bersama warga kemudian melakukan pencarian. Jenazah korban akhirnya ditemukan sekitar dua kilometer dari lokasi awal korban diduga terseret arus.
Hingga saat ini, identitas korban masih belum diketahui. BPBD menyebut proses identifikasi masih menunggu pemeriksaan dari Inafis Polrestabes Semarang.
Hujan deras yang terjadi pada Jumat malam juga memicu genangan di sejumlah titik di Kecamatan Ngaliyan. Selain itu, beberapa sungai di kawasan tersebut meluap hingga merendam permukiman dan akses jalan.
Luapan air bahkan sempat menggenangi jalur Pantura Semarang di kawasan Mangkang yang menghubungkan Kota Semarang dengan Kabupaten Kendal. (Red)
























































