BeritaJeparaPendidikan

Sekolah Rakyat Jepara Siap Beroperasi, 94 Anak Berebut 75 Kursi

Avatar photo
×

Sekolah Rakyat Jepara Siap Beroperasi, 94 Anak Berebut 75 Kursi

Sebarkan artikel ini
BLK Pecangaan akan jadi lokasi Sekolah Rakyat di Jepara. (Istimewa)

Jepara, Harianpantura.com – Sekolah Rakyat di Kabupaten Jepara kini memasuki tahap persiapan akhir. Sebanyak 94 anak telah disiapkan sebagai calon peserta didik sekolah yang digagas untuk membantu anak dari keluarga kurang mampu tersebut.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermades) Jepara, Edy Marwoto menjelaskan bahwa dari proses verifikasi lapangan, sebanyak 94 anak telah dinyatakan siap mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat.

“Dari 94, nanti akan diseleksi menjadi 75. Kemudian akan ditetapkan dengan SK Bupati Jepara,” ujar Edy.

Ia menambahkan, seluruh calon siswa beserta keluarganya telah sepakat untuk mengikuti program ini. Selanjutnya, satuan tugas (satgas) penerimaan dari Kementerian Sosial RI akan menyeleksi hingga tersisa 75 siswa di jenjang Sekolah Dasar.

“Itu disesuaikan dengan kapasitas Balai Latihan Kerja (BLK) Pecangaan yang bakal menjadi rintisan Sekolah Rakyat di Kota Ukir,” ungkapnya.

Dalam seleksi tersebut, satgas akan memastikan calon siswa bebas dari penyakit menular atau berbahaya, mengingat mereka akan diasramakan. Selain itu, verifikasi juga akan memastikan bahwa calon siswa benar-benar berasal dari kelompok masyarakat miskin ekstrem atau hampir miskin, yang masuk dalam desil 1 dan 2.

Edy menjelaskan, sebagian besar dari 94 calon siswa saat ini masih tercatat sebagai siswa di sekolah reguler, sementara sebagian lainnya adalah anak tidak sekolah (ATS).

“Nanti mereka akan ditarik ke Sekolah Rakyat. Pihak keluarga sudah sepakat,” tambahnya.

Meski demikian, Edy mengakui, pemindahan siswa ini berpotensi menimbulkan persoalan baru di sekolah asal karena berkurangnya jumlah murid. Untuk itu, Dinsospermades bersama Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Jepara telah menyiapkan mekanisme teknis untuk proses perpindahan siswa.

Adapun operasional Sekolah Rakyat di Jepara diperkirakan akan dimulai usai pertengahan Agustus 2025 atau sekitar bulan depan. (Red)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *