Semarang, Harianpantura.com – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Masyarakat Daerah (DPRD) Jawa Tengah (Jateng) Mohammad Saleh mengajak masyarakat ikut berpartisipasi dalam upaya percepatan pembangunan di Jawa Tengah.
Saleh menyampaikan bahwa perencanaan dan pendanaan pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Jawa Tengah sudah melalui tahapan-tahapan yang ada. Namun, butuh peran masyarakat untuk mempercapat pelaksanaan pembangunan.
“Partisipasi masyarakat sangat penting dalam pembangunan, khususnya dalam menciptakan kebijakan yang lebih baik dan responsif,” ujar Mohammad Saleh dalam talk show di sebuah stasiun radio di Semarang belum lama ini.
Dalam hal ini, Saleh mencontohkan, jika masyarakat melihat bencana alam di daerahnya atau jalan rusak di daerahnya, bisa segera melaporkan atau menyampaikan permasalahan tersebut kepada anggota DPRD Jateng atau dinas terkait. Hal itu agar permasalah-permasalahan tersebut segera bisa diatasi.
“Permasalahan-permasalahan itu nanti yang mengeksekusi adalah eksekutif. Karena Gubernur bisa memerintahkan dinas-dinas terkait,” katanya.
“Namun, kami di lembaga legislatif bisa mendorong eksekutif agar bisa menyelesaikan permasalahan tersebut. Dengan demikian, permasalahan bisa cepat teratasi dalam konteks pembangunan daerah,” terangnya.
Oleh karena itu, pihaknya mendorong masyarakat bisa menyampaikan aspirasi dan keluh kesahnya kepada anggora dewan, salah satunya saat acara reses.
“Kegiatan reses anggota DPRD merupakan bagian dari proses perencanaan pembangunan. Sehingga masyarakat bisa memanfaatkan agenda anggota dewan tersebut untuk membangun wilayah,” terang Mohammad Saleh.
Selain itu, menurut Saleh kemajuan teknologi melalui media sosial juga bisa mempermudah partisipasi masyarakat dalam membangun Jawa Tengah. Aspirasi-aspirasi masyarakat bisa dituangkan dalam media sosial seperti instagram, X, facebook, dan tik tok. Selain itu juga ada aplikasi Wadul Dewan, hotline, dan webseite.
“Sekarang ini, menyuarakan aspirasi tidak hanya melalui surat. Bisa melalui media sosial. Karena itu, masyarakat jangan apatis. Tapi, harus ikut berpartisipasi dalam percepatan pembangunan,” tandasnya. (Red)




















































