BeritaPatiPeristiwa

Sempat Mengeluh Mual, Warga Pati Meninggal Saat Mencari Kerang

Avatar photo
×

Sempat Mengeluh Mual, Warga Pati Meninggal Saat Mencari Kerang

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

Pati, Harianpantura.com – Seorang warga Desa Kadilangu, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, Pasiman (74), meninggal dunia saat mencari kerang di pesisir Pantai Tluwuk, Kecamatan Wedarijaksa, Sabtu (11/4/2026) pagi.

Pagi itu, Pasiman berangkat melaut bersama rekannya, Edi, menggunakan sampan untuk mencari kerang seperti aktivitas hariannya. Namun, sekitar pukul 07.00 WIB, ia mulai mengeluhkan rasa mual dan muntah. Edi pun menyarankan Pasiman untuk beristirahat di perahu, sementara dirinya melanjutkan mencari kerang di sekitar lokasi.

“Sekira pukul 06.30 WIB korban dan saksi berangkat mencari kerang. Sekitar pukul 07.00 WIB korban merasakan mual muntah dan disarankan istirahat di perahu,” ujar Kompol Hendrik Irawan, Kepala Satpolairud Polresta Pati.

Kondisi Pasiman tak kunjung membaik. Ia kemudian mengajak Edi untuk pulang. Namun, dalam perjalanan kembali ke darat sekitar pukul 09.00 WIB, Pasiman tiba-tiba tak berdaya dan dinyatakan meninggal dunia saat masih berada di atas perahu.

Melihat kondisi tersebut, Edi segera meminta bantuan kepada nelayan lain di sekitar lokasi, yakni Mustaqfirin. Keduanya kemudian membantu membawa jenazah Pasiman ke dermaga Desa Tluwuk.

Peristiwa itu selanjutnya diberitahukan kepada anak korban, Sri Lestari, serta perangkat Desa Kadilangu. Laporan resmi diterima pihak kepolisian sekitar pukul 11.00 WIB, yang kemudian ditindaklanjuti oleh Polsek Wedarijaksa bersama Satpolairud Polresta Pati dengan mendatangi lokasi kejadian.

Petugas bersama tim medis dari Puskesmas II Wedarijaksa melakukan pemeriksaan terhadap jenazah. Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dari hasil pemeriksaan secara keseluruhan pada bagian luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Diduga korban menderita penyakit jantung,” jelas Hendrik.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga kondisi kesehatan, terutama bagi warga yang beraktivitas di laut dengan risiko tinggi. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *