Demak, Harianpantura.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus melanjutkan upaya penanganan banjir di sejumlah wilayah. Setelah berhasil mengeringkan kawasan Kaligawe, Kota Semarang, fokus penanganan kini beralih ke wilayah Sayung, Kabupaten Demak.
Tiga unit mesin pompa dari Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (Pusdataru) Provinsi Jawa Tengah diturunkan untuk mengatasi genangan di Dusun Lengkong, Kecamatan Sayung. Wilayah tersebut diketahui menjadi salah satu titik rawan banjir saat musim hujan.
“Alhamdulillah untuk wilayah Kaligawe Semarang sudah surut. Upaya pemerintah sudah membuahkan hasil. Air surut dan jalan kembali lancar,” ujar Kepala Dinas Pusdataru Provinsi Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro.
Menurutnya, Dusun Lengkong saat ini membutuhkan perhatian khusus sehingga tiga unit mesin pompa dioperasikan untuk mempercepat surutnya air di lokasi tersebut.
“Karena di Semarang sudah surut, kita beralih ke Lengkong, Sayung. Ada tiga unit yang kami turunkan untuk bisa menangani banjir di sana,” paparnya.
Henggar menambahkan, saat ini pihaknya memiliki total 10 unit pompa air. Tiga unit di antaranya dipasang di Dusun Lengkong dan satu unit dioperasikan di Tenggang, Kota Semarang.
“Mesin pompa yang lain masih kami cek untuk kembali disiagakan, karena kemarin beberapa hari beroperasi di Sringin. Meskipun di Kaligawe sudah surut, kami tetap pantau dan siagakan mesin pompa. Kita lihat kondisi, jika di Sayung membutuhkan tambahan mesin pompa, kami akan turunkan,” terangnya.
Ia menegaskan, penanganan banjir akan terus dilakukan secara maksimal sesuai instruksi Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. Prioritas pemerintah adalah memastikan persoalan banjir di Semarang dan Demak dapat ditangani tuntas agar pemukiman kembali aman serta akses transportasi dan aktivitas ekonomi dapat pulih.
“Kalau banjir tertangani, pemukiman sehat, jalan lancar, tentu ekonomi akan hidup,” tandasnya. (Red)


















































